Arsip untuk Juli, 2009

Pernyataan Noordin M Top Beredar di Internet

Noordin M Top

Bom Bunuh Diri di Marriott dan Ritz Carlton

Sampai saat ini belum jelas apakah benar Noordin M Top yang mengeluarkan pernyataan ini.

Siapa bertanggungjawab dalam peristiwa bom bunuh diri di dua hotel ternama di Jakarta, Hotel JM Marriott dan Hotel Ritz Carlton pada 17 Juli 2009, masih belum dipastikan. Dugaan mengarah ke gembong terorisme asal Malaysia, Noordin M Top.

Secara mengejutkan, hari ini, Rabu 29 Juli 2009 beredar pernyataan Noordin M Top yang mengatasnamakan diri sebagai ‘Amir Tandzim Al Qo’idah Indonesia Abu Mu’awwidz Nur Din bin Muhammad Top Hafidzohullah’.

Ada dua pernyataan terpisah, pertama terkait pemboman di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton.

Dalam pernyataannya Noordin mengaku bertanggungjawab atas pengeboman di Marriott dan Ritz Carlton. Pernyatan tersebut ditulis selang-seling antara Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia.

“Allah menganugerahkan kepada kami jalan untuk menyerang Hotel termegah yang dimiliki oleh Amerika di Ibukota Indonesia di Jakarta, yaitu Ritz Calrton,” kata Noordin dalam pernyataannya, seperti dimuat dalam sebuah situs internet, yang diperoleh VIVAnews, Rabu siang.

Namun, sampai saat ini belum jelas apakah benar Noordin M Top yang mengeluarkan pernyataan ini.

Bom yang meledak di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton menewaskan sembilan orang dan melukai 55 lainnya di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton. Polri telah menyebar sketsa dua bomber.

Berdasarkan penyelidikan tim Disaster Victim Identification (DVI), ciri-ciri pelaku di JW Marriott adalah laki-laki, usia 16-17 tahun, kulit lebih putih, rambut lurus hitam dan pendek, tinggi badan 180 centimeter, dan ukuran sepatu 42-43.

Sementara pelaku di Ritz Carlton adalah laki-laki, umur kira-kira 40 tahun, kulit sawo matang, rambut lurus, pendek, dan hitam, serta tinggi 165 centimeter. Pelaku bom bunuh diri dipastikan bukan Nur Said maupun Ibrahim.

Tinggalkan sebuah Komentar

Bu Vidi Aldiano Bantah Anaknya Kena Flu Babi

JAKARTA, KOMPAS. com — Karena kesibukan dan jadwal latihan dan tampil  yang padat, Vidi Aldiano terkapar di rumah sakit. Sejak Minggu (12/7) dini hari, Vidi mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Cinere, Depok, Jawa Barat. “Masuknya tadi malam, dia merasakan sakitnya sejak hari Minggu. Jadi kita bawa dia tadi pukul 02.00 pagi,” Kata Basberini, ibu Vidi, di Rumah Sakit Cinere, Senin (13/7).

“Sakitnya tipes, asam lambungnya tinggi sekali, jadi dia kolaps,” sambungnya. Menurut kabar, gejala yang dialami Vidi sama dengan penyakit yang diderita oleh orang yang terkena flu babi. Namun, semua itu dibantah oleh ibunda Vidi. Basberini enggan berkomentar mengenai kabar burung tersebut.

“Enggak ah…enggak ada flu babi. Dia sekarang lagi tidur karena kemarin panasnya tinggi sekali, tapi sekarang panasnya udah turun dan pusingnya juga sudah hilang,” bantahnya.

Terkaparnya Vidi di rumah sakit berpengaruh terhadap jadwal latihan yang harus dijalani Vidi. Sejumlah kontrak pun terancam mengalami penundaan. “Enggak ada jadwal show yang di-cancel, hanya diundur saja. Hari ini harusnya ada jadwal latihan,” kata Basberini, yang berniat memindahkan anaknya ke Rumah Sakit Bintaro dengan alasan agar dekat dengan rumahnya.

Tinggalkan sebuah Komentar