Kebun Raya Bogor Tentukan Spesies Prioritas

Koleksi anggrek KRB menjadi salah satu famili yang dinilai (Foto: 4.bp.blogspot.com)

JAKARTA – Kita tentu tidak menyadari betapa banyaknya jumlah spesies tumbuhan yang hampir punah. Karena kekhawatiran itu, Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor (PKT KRB) dan LIPI berinisiatif mengadakan workshop untuk menetapkan spesies prioritas yang terancam punah.

Menurut Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, Prof. Dr. Endang Sukara, tujuan utama penyelenggaraan workshop yang diadakan pada 2 – 3 Juni 2009 ini adalah untuk mendapatkan hasil penilaian ilmiah mengenai spesies prioritas konservasi secara objektif dan akurat.

“Dengan kegiatan ini, LIPI berperan aktif mensosialisasikan kegiatan pembuatan sistem penetapan spesies prioritas untuk konservasi tumbuhan Indonesia yang hampir punah oleh Kebun Raya Bogor”, kata Endang melalui keterangan resminya pada Okezone, Rabu (3/6/2009).

Berdasarkan data dari The International Union for Conservation of Nature & Natural Resources (IUCN) tahun lalu, jumlah spesies tumbuhan Indonesia yang termasuk dalam kategori hampir punah mencapai 386 spesies.

Jumlah itu pun kemungkinan besar akan terus bertambah jika diadakan penelitian lebih dalam lagi. Spesies hampir punah yang termasuk kedalam jumlah cukup besar itu tidak mungkin seluruhnya dikonservasi sekaligus, mengingat keterbatasan dalam hal dana, tenaga ahli, dan waktu.

Oleh karenanya, sangat penting untuk memberlakukan penetapan spesies prioritas agar konservasi dapat berjalan secara efektif.

Kepala PKT KRB – LIPI Ir. Mustaid Siregar, M.Si menambahkan, dalam workshop ini akan dibahas kegiatan-kegiatan yang sinergis dan komplementer dengan kegiatan penetapan spesies prioritas untuk program dan aksi konservasi di Indonesia yang dilakukan oleh beberapa instansi terkait.

“Para pakar terpilih akan memberikan penilaiannya terhadap spesies target berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, yang hasilnya akan dipresentasikan dan didiskusikan dalam sidang pleno di akhir workshop nanti”, jelasnya.

Mustaid pun menambahkan famili yang akan dinilai dalam workshop ini adalah Arecaceae (palem-paleman), Orchidaceae (anggrek), Nepenthaceae (kantong semar), dan Cyatheaceae (paku tiang).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: